Patroli Karhutla di Tasik Putri Puyu, Babinsa Pastikan Tidak Ada Titik Api


Pratu Roihan Sinaloan selaku Babinsa Koramil 06/Merbau, melaksanakan patroli kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Desa Selat Akar, Kecamatan Tasik Putri Puyu, Kabupaten Kepulauan Meranti pada Kamis (27/11/2025).


Patroli ini difokuskan pada kawasan lahan kosong dan tanah gambut milik masyarakat yang diketahui sebagai wilayah paling rawan terjadi kebakaran.


Dalam kegiatan tersebut, Pratu Roihan turut memberikan sosialisasi kepada masyarakat mengenai bahaya dan larangan membakar lahan. Ia menyampaikan bahwa langkah ini merupakan upaya preventif yang harus dilakukan secara terus-menerus. 


"Kami ingatkan masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara membakar. Risiko di wilayah gambut sangat tinggi, sedikit percikan api saja bisa menyebar cepat," ujar Babinsa.


Patroli kali ini menyasar wilayah Dusun 1/RT 2 Desa Selat Akar, titik yang kerap menjadi perhatian karena karakteristik lahan gambut yang mudah terbakar. Pratu Roihan menuturkan bahwa pemantauan rutin sangat diperlukan untuk meminimalisir potensi terjadinya kebakaran. 


"Kami memastikan area rawan tetap mendapat pengawasan, terutama menjelang musim panas yang rentan memicu titik api," katanya.


Selain melakukan pengecekan langsung terhadap kondisi lahan, Babinsa juga memeriksa embung dan kanal yang menjadi sumber air di sekitar lokasi. Langkah ini penting untuk memastikan kesiapan penanganan jika terjadi keadaan darurat. 


"Ketersediaan sumber air adalah faktor penting. Kami pastikan embung dan kanal siap digunakan jika sewaktu-waktu diperlukan," jelas Pratu Roihan.


Ia menegaskan bahwa patroli merupakan bagian dari tanggung jawab Babinsa dalam menjaga keamanan dan keselamatan lingkungan. 


"Kami berkomitmen untuk terus melakukan patroli rutin. Pencegahan lebih baik daripada penanganan ketika api sudah membesar," ungkapnya.


Ketika disinggung mengenai kondisi lapangan saat patroli berlangsung, Pratu Roihan menyampaikan kabar baik. 


"Sampai kegiatan selesai, tidak ditemukan titik api maupun asap. Situasi aman terkendali," ujarnya menegaskan.


Babinsa juga mengapresiasi masyarakat yang mulai menunjukkan kesadaran lebih tinggi terhadap bahaya Karhutla. 


"Kami melihat masyarakat kini lebih peduli. Kesadaran seperti ini harus terus dijaga agar wilayah kita terhindar dari bencana," tuturnya.


Patroli berakhir dalam keadaan aman dan lancar. Pratu Roihan menegaskan bahwa pengawasan akan terus dilakukan sebagai bentuk kewaspadaan bersama. Upaya ini diharapkan mampu menjaga Desa Selat Akar tetap bebas dari ancaman kebakaran lahan dan hutan. 

Lebih baru Lebih lama