Festival Shalawat dan Da’i Cilik dalam rangka menyambut Bulan Suci Ramadhan Tahun 2026 dilaksanakan di Kelurahan Teluk Belitung, Kecamatan Merbau, Kabupaten Kepulauan Meranti, pada Rabu, 11 Februari 2026.
Kegiatan tersebut mengangkat tema “Kita Wujudkan Generasi Yang Cerdas Dan Berakhlaqul Karimah” sebagai upaya membina karakter generasi muda melalui kegiatan keagamaan.
Festival ini juga dihadiri Babinsa Koramil 06/Merbau, Pratu Roihan Sinaloan, yang turut memantau jalannya acara serta memberikan dukungan terhadap pelaksanaan kegiatan pembinaan generasi muda. Festival berlangsung meriah dengan diikuti para peserta dari tingkat sekolah dasar se-Kecamatan Merbau.
Rangkaian kegiatan diawali dengan pembukaan, dilanjutkan sambutan Ketua Panitia, kemudian sambutan Sekretaris Camat Merbau Idrus S.E sekaligus membuka kegiatan secara resmi. Setelah itu, acara dilanjutkan dengan penampilan peserta Festival Shalawat dan Da’i Cilik hingga kegiatan selesai dilaksanakan.
Pratu Roihan Sinaloan menyampaikan bahwa kegiatan keagamaan seperti festival shalawat dan da’i cilik memiliki peran penting dalam membentuk karakter generasi muda.
“Kegiatan ini sangat positif dalam menanamkan nilai-nilai keagamaan sejak dini sehingga dapat membentuk generasi yang berakhlak baik dan berkarakter kuat,” ujarnya.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Sekretaris Camat Merbau, Kapolsek Merbau, kepala sekolah dan guru SD se-Kecamatan Merbau, dewan juri, perwakilan UPT Kecamatan Merbau, serta para peserta lomba yang mengikuti kegiatan dengan penuh antusias.
Pratu Roihan Sinaloan menilai kegiatan tersebut juga dapat menjadi wadah pengembangan bakat dan kepercayaan diri anak-anak dalam bidang keagamaan.
“Festival ini memberikan ruang bagi anak-anak untuk menampilkan kemampuan mereka dalam bershalawat dan berdakwah sehingga dapat menumbuhkan rasa percaya diri serta kecintaan terhadap nilai-nilai agama,” katanya.
Selain sebagai ajang perlombaan, kegiatan ini juga menjadi sarana mempererat silaturahmi antara masyarakat, tenaga pendidik, serta unsur pemerintah dan aparat kewilayahan. Kehadiran berbagai unsur dalam kegiatan tersebut menunjukkan sinergi dalam mendukung pembinaan generasi muda.
Pratu Roihan Sinaloan menegaskan bahwa kegiatan pembinaan keagamaan diharapkan dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan, khususnya menjelang Bulan Suci Ramadhan.
“Kegiatan seperti ini diharapkan mampu menciptakan generasi yang cerdas, berakhlak mulia, serta mampu menjadi teladan di tengah masyarakat,” tutupnya.

