Rapat koordinasi terkait persiapan menjelang bulan Ramadhan 1447 H tahun 2026 dilaksanakan di wilayah Kecamatan Merbau pada Selasa, 10 Februari 2026. Kegiatan tersebut bertujuan membahas kesiapan berbagai sektor, khususnya terkait stabilitas pasokan listrik menjelang pelaksanaan ibadah Ramadhan.
Rapat koordinasi tersebut dihadiri unsur Forkopimcam dan instansi terkait, di antaranya Camat Merbau Wan Jumiati, Sekcam Merbau Idrus, perwakilan Polsek Merbau, para lurah dan kepala desa se-Kecamatan Merbau, perwakilan Unit PLN Teluk Belitung, pengelola PLTMG Kecamatan Merbau, serta unsur pemerintahan lainnya.
Danramil 06/Merbau Kapten Arh Rickman Sinaga menyampaikan bahwa rapat koordinasi menjadi langkah penting dalam memastikan kesiapan wilayah menghadapi Ramadhan.
“Rapat koordinasi ini penting dilakukan untuk memastikan seluruh kebutuhan masyarakat dapat terpenuhi dengan baik menjelang bulan Ramadhan,” ujarnya.
Dalam rapat tersebut dibahas permasalahan gangguan listrik yang sering terjadi di wilayah Kecamatan Merbau. Hal ini menjadi perhatian bersama mengingat kebutuhan listrik meningkat selama bulan Ramadhan, terutama pada waktu sahur dan berbuka puasa.
Danramil menegaskan bahwa stabilitas pasokan listrik sangat berpengaruh terhadap kenyamanan masyarakat dalam menjalankan ibadah.
“Ketersediaan listrik yang stabil sangat diperlukan agar masyarakat dapat menjalankan ibadah dengan nyaman,” katanya.
Selain itu, rapat koordinasi juga menjadi forum klarifikasi antara unsur UPIKA Kecamatan Merbau dengan pihak PLN Teluk Belitung dan pengelola PLTMG terkait penyebab gangguan listrik yang terjadi.
Danramil menyebutkan bahwa komunikasi antar instansi sangat diperlukan dalam mencari solusi terbaik bagi masyarakat.
“Koordinasi antar instansi sangat penting untuk menemukan solusi terhadap gangguan listrik yang terjadi,” jelasnya.
Dalam pertemuan tersebut, pihak PLN Teluk Belitung menyampaikan permohonan maaf atas gangguan listrik yang terjadi selama ini.
Gangguan listrik disebutkan disebabkan oleh faktor alam seperti hewan yang memanjat tiang listrik serta pohon tumbang saat cuaca hujan.
Danramil menilai langkah perbaikan yang dilakukan perlu terus ditingkatkan.
“Upaya perbaikan dan pencegahan harus terus dilakukan agar gangguan listrik dapat diminimalisir,” ungkapnya.
Pihak PLN juga telah melakukan beberapa langkah pencegahan dengan memasang selongsong pelindung dan kawat berduri pada tiang listrik.
Langkah tersebut diharapkan mampu mengurangi potensi gangguan serupa di masa mendatang. Danramil menegaskan bahwa upaya preventif menjadi langkah penting dalam menjaga stabilitas pasokan listrik.
“Langkah pencegahan seperti pemasangan pelindung pada instalasi listrik sangat diperlukan untuk mengurangi potensi gangguan,” tuturnya.
Pelaksanaan rapat koordinasi berlangsung dengan lancar dan penuh suasana kerja sama antar instansi.
Seluruh pihak yang hadir menunjukkan komitmen dalam mendukung kelancaran pelayanan kepada masyarakat.
Danramil menyampaikan bahwa sinergi antar instansi harus terus diperkuat.
“Kerja sama yang baik antar instansi menjadi kunci dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” ucapnya.

