Kondisi infrastruktur jalan di Kota Dumai kembali menjadi sorotan masyarakat yang menginginkan perbaikan menyeluruh, terutama pada ruas-ruas jalan yang dinilai rusak dan membahayakan pengguna jalan. Harapan tersebut juga mencakup pembangunan jembatan yang layak guna menunjang aktivitas warga sehari-hari.
Sejumlah ruas jalan yang menjadi perhatian di antaranya Jalan Pattimura, Jalan Datuk Laksamana Ujung menuju Jalan Nelayan Laut, Jalan Soekarno-Hatta, sebagian jalan protokol, Jalan Putri Tujuh menuju Datuk Laksamana, Jalan Purnama ke arah Terminal AKAP, hingga Jembatan Sungai Mesjid.
Dery Perdana Nugraha salah satu pemuda Kota Dumai, menyampaikan bahwa kondisi tersebut perlu menjadi perhatian serius pemerintah, mengingat jalan merupakan sarana vital bagi mobilitas masyarakat dan pertumbuhan ekonomi daerah.
"Kondisi jalan yang rusak ini sangat dirasakan masyarakat dan perlu segera ditangani agar tidak berdampak lebih luas terhadap aktivitas warga," ujar Dery, (29/3), saat ditemui di salah satu kedai kopi.
Menurutnya, masyarakat juga mempertanyakan kebijakan penganggaran yang dinilai belum merata, terutama terkait perbaikan jalan yang berstatus nasional yang justru menggunakan anggaran daerah.
"Masyarakat mempertanyakan kenapa Jalan Soekarno-Hatta yang merupakan jalan nasional bisa diperbaiki menggunakan APBD Kota Dumai, sementara ruas jalan lain tidak mendapatkan perlakuan yang sama," lanjutnya.
Selain ruas jalan utama, kondisi jalan di gang-gang yang belum terpantau juga dinilai memerlukan perhatian, karena turut mempengaruhi kenyamanan dan keselamatan masyarakat di lingkungan permukiman.
"Kami melihat masih banyak jalan di gang-gang yang kondisinya memprihatinkan dan belum tersentuh perbaikan, padahal itu juga sangat dibutuhkan masyarakat," tambahnya.
Ia menegaskan bahwa pemerataan pembangunan infrastruktur harus menjadi prioritas agar tidak menimbulkan kesenjangan antarwilayah di dalam kota.
"Kami berharap pemerintah dapat lebih adil dalam menentukan prioritas pembangunan jalan dan jembatan sehingga seluruh masyarakat dapat merasakan manfaatnya," tegasnya.
Dery Perdana Nugraha menekankan pentingnya transparansi dan perencanaan yang matang dalam pengelolaan anggaran infrastruktur di daerah.
"Kami mendorong adanya keterbukaan dalam penganggaran serta perencanaan yang tepat sasaran agar pembangunan benar-benar dirasakan oleh seluruh lapisan masyarakat," tutupnya.

