Upaya mendukung program ketahanan pangan nasional terus dilakukan hingga tingkat kelurahan melalui berbagai kegiatan pendampingan dan pemantauan sektor pangan masyarakat. Salah satunya dilakukan jajaran kepolisian bersama peternak lokal dengan melaksanakan pengecekan pekarangan pangan bergizi di wilayah Dumai Selatan, Minggu (07/06/2026).
Kegiatan berlangsung di Jalan Arjuna RT 02, Kelurahan Mekar Sari, Kecamatan Dumai Selatan, Kota Dumai. Personel Bhabinkamtibmas Kelurahan Mekar Sari AIPDA SG. Manalu bersama peternak Harisman Zai melakukan pengecekan peternakan ikan nila yang berada di kolam bio vlog sebagai bagian dari dukungan terhadap program ketahanan pangan nasional.
Kapolsek Dumai Barat AKP Dedi Nofarizal, S.H., M.H. melalui Bhabinkamtibmas Kelurahan Mekar Sari menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan bentuk kepedulian Polri dalam memastikan sektor pangan masyarakat terus berkembang dan produktif.
Lahan peternakan ikan nila yang dipantau memiliki luas sekitar 5.000 meter persegi dengan kondisi kolam yang dinilai masih baik dan layak untuk mendukung proses budidaya hingga masa panen. Selain pengecekan fisik kolam, petugas juga melakukan koordinasi langsung dengan peternak terkait perkembangan budidaya ikan.
“Melalui kegiatan pengecekan ini, kami ingin memastikan peternak mendapatkan pendampingan yang baik sehingga hasil panen nantinya bisa maksimal serta mendukung kebutuhan pangan masyarakat,” ujar Babinsa dalam keterangannya.
Menurut Babinsa, sinergi antara aparat kewilayahan, kepolisian dan masyarakat menjadi faktor penting dalam menjaga keberlangsungan program ketahanan pangan yang saat ini terus digencarkan pemerintah di berbagai daerah.
“Potensi pekarangan pangan bergizi seperti budidaya ikan nila ini sangat positif karena selain meningkatkan ekonomi masyarakat juga memperkuat ketersediaan pangan lokal. Pendampingan akan terus dilakukan secara berkelanjutan,” tambah Babinsa.
Kegiatan pengecekan berlangsung aman dan lancar, sekaligus menjadi bentuk monitoring rutin guna memastikan perkembangan budidaya berjalan optimal sehingga target produktivitas dan keberhasilan program ketahanan pangan nasional dapat tercapai di tingkat masyarakat.

