Bhabinkamtibmas Bukit Batrem Dorong Ketahanan Pangan Lewat Pekarangan Herbal Produktif


Pemanfaatan pekarangan bergizi untuk mendukung ketahanan pangan nasional terus digalakkan di wilayah Kota Dumai. Salah satunya melalui kegiatan pengecekan tanaman pangan yang dilakukan Bhabinkamtibmas Kelurahan Bukit Batrem, Jumat, 8 Mei 2026.

Kegiatan tersebut dilaksanakan oleh AIPTU Roy Tampubolon yang mewakili Kapolsek Dumai Timur KOMPOL Dr. Aditya Reza Syahputra, S.E., M.Ak. bersama pengelola tanaman di Jalan Utama Karya RT 12, Kelurahan Bukit Batrem, Kecamatan Dumai Timur.

Pekarangan pangan bergizi yang dilakukan pengecekan itu ditanami berbagai jenis tanaman bumbu dan herbal seperti kunyit, lengkuas, jeruk serta serai. Lahan seluas 6 x 6 meter tersebut dikelola oleh Bhayangkari Polsek Dumai Timur sebagai bagian dari dukungan terhadap program ketahanan pangan nasional.

Meski tanaman masih dalam tahap awal penanaman, kondisi lahan terlihat tertata dan terus dirawat agar pertumbuhannya berjalan maksimal. Pengecekan rutin dilakukan guna memastikan tanaman dapat berkembang dengan baik dan memberikan manfaat bagi lingkungan sekitar.

AIPTU Roy Tampubolon mengatakan kegiatan tersebut merupakan bentuk kepedulian Polri dalam mendorong masyarakat memanfaatkan lahan pekarangan menjadi sumber pangan yang produktif.

“Kami ingin mengajak masyarakat agar memanfaatkan lahan yang ada untuk ditanami tanaman yang bermanfaat dan dapat mendukung kebutuhan pangan sehari-hari,” ujar AIPTU Roy Tampubolon.

Selain melakukan pengecekan, Bhabinkamtibmas juga berkoordinasi dengan pengelola tanaman terkait perawatan dan pengembangan pekarangan pangan bergizi agar hasil yang diperoleh nantinya lebih optimal.

Menurut AIPTU Roy Tampubolon, program ketahanan pangan tidak hanya berfokus pada hasil panen, tetapi juga membangun kesadaran masyarakat untuk lebih mandiri dalam memenuhi kebutuhan pangan keluarga.

“Melalui kegiatan ini kami berharap masyarakat semakin termotivasi menciptakan lingkungan yang produktif sehingga program ketahanan pangan nasional dapat berjalan berkelanjutan,” tutupnya.
 

Lebih baru Lebih lama