Bhabinkamtibmas Kelurahan Bukit Batrem AIPTU Roy Tampubolon bersama petani melaksanakan pengecekan pekarangan pangan bergizi berupa tanaman ubi ketahanan di Jalan Keluarga RT 09, Kelurahan Bukit Batrem, Kecamatan Dumai Timur, Rabu (17/6/2026) sekitar pukul 10.00 WIB. Kegiatan ini dilakukan sebagai bentuk dukungan terhadap Program Ketahanan Pangan Nasional yang terus digalakkan di berbagai wilayah.
Kegiatan tersebut berlangsung dengan melakukan pengecekan langsung terhadap kondisi tanaman ubi yang saat ini tengah dalam tahap pemeliharaan. Selain memastikan pertumbuhan tanaman berjalan baik, petani dan Bhabinkamtibmas juga membahas langkah-langkah yang diperlukan agar hasil panen nantinya dapat lebih optimal.
Kapolsek Dumai Timur KOMPOL Dr. Aditya Reza Syahputra, S.E., M.Ak., melalui Bhabinkamtibmas Kelurahan Bukit Batrem AIPTU Roy Tampubolon mengatakan bahwa keterlibatan personel Polri dalam mendukung sektor pertanian merupakan bagian dari upaya memperkuat ketahanan pangan masyarakat.
“Melalui kegiatan pengecekan ini, kami ingin memastikan pekarangan pangan yang telah dikelola masyarakat dapat berkembang dengan baik dan memberikan manfaat nyata bagi kebutuhan pangan keluarga maupun lingkungan sekitar,” ujar AIPTU Roy Tampubolon.
Menurutnya, sinergi antara petani dan aparat kepolisian menjadi salah satu faktor penting dalam menjaga keberlangsungan program ketahanan pangan yang saat ini menjadi perhatian bersama. Pendampingan dan koordinasi secara rutin dinilai mampu membantu mengatasi berbagai kendala yang dihadapi petani di lapangan.
“Koordinasi dan komunikasi dengan para petani terus kami lakukan agar proses perawatan tanaman berjalan maksimal hingga masa panen tiba. Dengan begitu, hasil yang diperoleh diharapkan dapat mendukung ketahanan pangan nasional,” katanya.
Dalam kegiatan tersebut, Bhabinkamtibmas juga melakukan pemantauan terhadap kondisi lahan serta perkembangan tanaman ubi yang menjadi salah satu komoditas pangan strategis di wilayah tersebut. Pemantauan dilakukan guna memastikan tanaman tumbuh sehat dan terhindar dari gangguan yang dapat memengaruhi produktivitas.
“Harapan kami, program pekarangan pangan bergizi ini dapat terus berkembang dan menjadi contoh bagi masyarakat lainnya untuk memanfaatkan lahan yang tersedia secara produktif. Dengan semangat kebersamaan, ketahanan pangan yang kuat dapat terwujud mulai dari lingkungan terkecil,” tutup AIPTU Roy Tampubolon.

